Tips Amal Terus Mengalir: Zakat dan Kebaikan Berbagi Al-Qur’an Di Singkawang

Assalammualaikum warahmatullahhi Wabarokatuh. Sahabatku di seluruh Indonesia, kali ini saya akan menceritakan pengalaman menarik tentang menebar kebaikan, semoga bisa menjadi inspirasi untuk teman-teman di seluruh Indonesia, Amin. Awal mula saya aktif berbagi kebaikan adalah ketika berita tentang virus corona atau Covid19 mulai menyebar dengan cepat dan masif sampai ke daerah saya di Kota Singkawang. Kemudian, Presiden Indonesia mulai menerapkan social distancing di seluruh Indonesia yang tentu saja berdampak kepada perekonomian rakyat kecil. Apa kabar tukang parkir, buruh harian, penjual es tebu dan lain-lain? Tentu saja mereka menangis mendengar kabar tidak boleh keluar rumah, harus menjaga jarak dan tidak bisa bekerja. Terinspirasi dari Dompet Dhuafa, saya mulai tergerak dan mengajak teman-teman komunitas di Singkawang untuk menebar kebaikan bersama-sama, kami mulai menyalurkan bantuan dari para donatur kepada masyarakat yang terdampak virus corona secara langsung. Selain itu saya juga membuat campaign support #produklokalsingkawang yang Alhamdulillah banyak di support oleh masyarakat dengan cara membeli produk lokal hasil masyarakat Singkawang. Baik, saya akan langsung menceritakan pengalaman tentang Tips Amal Terus Mengalir dengan Berbagi Al-Qur’an.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Komunitas Singkawang Berbagi Kebaikan

Sebelum saya beritahu tips berbagi Al-Qur’an, saya akan menceritakan terlebih dahulu pengalaman pribadi saya berbagi kebaikan bersama komunitas di Kota Singkawang. Pertengahan bulan Maret, berita corona atau covid19 sudah sampai dan menyebar di Kota Singkawang bahkan ada dua orang yang positif berdasarkan data dari Diskominfo Singkawang. Tentu saja masyarakat sangat was-was dan menerapkan social distancing sesuai arahan pemerintah, akibatnya ada masyarakat yang tidak bekerja bahkan sampai di PHK.

Hal yang saya pikirkan adalah nasib tukang parkir, penjual es tebu, penjual sosis dan buruh kerja harian. Malam itu saya merenung di depan pintu rumah sambil berkata dalam hati: apa ini ya Allah? ampunkan dosa-dosa kami, ini azabmu atau bukan? kasihani kami ya Allah, sampai tidak sadar air mata saya menetes kemudian cepat-cepat saya hapus agar terlihat kuat menghadapi cobaan ini. Tidak lama kemudian ada pesan whatsapp masuk, salah satu teman saya mengajak untuk membagikan makanan kepada para dhuafa atau pekerja yang terdampak virus corona di sekitar Singkawang. Tanpa pikir panjang, saya langsung pergi mengambil makanan dan membagikannya. Malam itu, saya bagikan makanan kepada tukang sayur, penjual sate, penjual pentol bakso, penjual gorengan, ojek online dan masyarakat lainnya, masih sangat jelas di ingatan saya.

Ada cerita menarik ketika saya berbagi makanan malam itu, saya bertanya kepada para penjual sayur, ojek online dan pedagang kenapa masih mau bekerja? sedangkan pemerintah menyarakan untuk dirumah saja dan menjaga jarak? Jawabannya mengejutkan sekaligus mengharukan, kita ini kalau tidak keluar ya tidak bisa bekerja, tidak ada uang. Kalau pulang kerumah lihat anak istri kita belum makan, sedih bang, mending kita “Taruhan Nyawa” daripada melihat anak dan istri kita tidak makan. Terkejut saya mendengar keberanian bapak itu “Mempertaruhkan Nyawa” demi anak dan istrinya. Ternyata itulah alasan mereka tetap bekerja walaupun sudah di anjurkan untuk tetap dirumah dan menjaga jarak, begitu sampai di pagar rumah baru saya menangis, turut merasakan apa yang mereka rasakan.

Setelah itu, saya mengajak seluruh Komunitas yang ada di Singkawang untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh virus corona. Tim donasi sudah ada, teman-teman komunitas hanya membagikan saja, gampang tidak ada alasan untuk menolaknya. Kemudian kami menyebar ke seluruh daerah di Kota Singkawang, kegiatan ini terus berlanjut. Pesan whatsapp mulai banyak saya terima, semakin banyak juga orang-orang yang berdonasi sembako dan makanan, bahkan di Bulan Suci Ramadhan atau bulan puasa ini ada yang meminta untuk membagikan fidyah mereka, alhamdulillah.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Tips Amal Terus Mengalir, Berbagi Al-Qur’an

Saatnya saya bagikan Tips Amal Terus Mengalir dengan Menebar Kebaikan Berbagi Al-Qur’an. Teman-teman jika kita sadari kita ini penuh dosa maka hapuslah dosa-dosa itu. Banyak cara menghapus dosa, salah satunya dengan bertaubat, istighfar dan melakukan kebaikan. Tapi ada satu amalan yang membuat pahala kita terus mengalir, apa itu? Berikan Al-Qur’an kepada para penghafalnya. Saya mohon, jika ada kesempatan jangan pernah tinggalkan amalan ini karena tidak mudah untuk kita mendapatkannya lagi, apalagi di Bulan Ramadhan pahalanya berkali-kali lipat. Amalan ini tidak ada bandingannya! Mashaallah.

Kebaikan berbagi Al-Qur’an itu modalnya sedikit tapi keuntungan pahalanya sangat banyak, kita wafat pahala masih tetap mengalir. Nabi Muhammad SAW mengajari kita untuk cerdas dalam beramal, inilah contohnya. Bayangkan, setiap ayat yang di baca oleh penghafal Al-Qur’an berulang-ulang, Inshaallah mengalir juga pahala untuk kita secara berulang-ulang, karena itu sebagai umat Islam penting bagi kita untuk menyalurkan sedekah, infaq dan zakat kepada para penghafal Al-Qur’an. Allah memberikan 4 keutamaan bagi para penghafal Al-Qur’an:

  1. Penghafal Al-Qur’an di sejajarkan posisinya dengan para Nabi
  2. Penghafal Al-Qur’an di janjikan menjadi keluarga Allah yang ada di bumi.
  3. Penghafal Al-Qur’an derajatnya lebih tinggi saat berada di surga.
  4. Penghafal Al-Qur’an keluarganya di beri keistimewaan.

Seseorang yang memberi sedekah kepada para penghafal Al-Qur’an tentu saja akan di doakan oleh mereka. Sementara doa para Hafiz Al-Qur’an mustajab atau mudah di kabulkan oleh Allah. Maka, jika kita bersedekah kepada para Hafiz Al-Qur’an inshaallah kita akan mendapatkan kebaikan dan kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat.

Belajar Tunaikan Zakat

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Saya pernah bertanya dalam hati, apakah anak muda seperti saya yang sudah berpenghasilan harus membayar zakat atau belum? Ingin tahu jawabannya, baik. Pelajari sama-sama ya, zakat adalah kelebihan harta dalam jumlah tertentu yang diberikan kepada penerima zakat. Dalam Al-Quran disebutkan, “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka” (QS. at-Taubah [9]: 103).

Membayar zakat bukan soal muda atau tua, tetapi tentang sedikit banyaknya harta. Bagaimana cara menghitung harta kita apakah sudah layak berzakat atau belum? Mudah, Dompet Dhuafa sudah menyediakan aplikasinya secara online, teman-teman tinggal klik Kalkulator Zakat di bawah ini.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Caranya mudah, isi jumlah penghasilan kita dalam sebulan maka akan keluar hasil apakah kita sudah layak membayar Zakat atau belum, semudah itu. Kalkulator Zakat juga memiliki fitur untuk menghitung berapa jumlah zakat yang harus kita bayarkan secara otomatis. Selain zakat penghasilan kita juga bisa menghitung zakat maal (harta) dengan mudah.

Nah, bagi teman-teman yang ingin membayar zakat atau donasi, caranya sangat mudah bisa di bayar secara online, langsung klik gambar di bawah ini.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Mudah caranya? tentu saja mudah, di zaman modern seperti ini tidak ada alasan untuk kita menolak menebar kebaikan teman-teman. Jangan pernah menunda untuk menebar kebaikan karena bisa jadi kesempatan itu terlewatkan dan kita tidak bisa mendapatkanya lagi. Semoga tulisan ini bermanfaat dan jangan lupa di bagikan agar lebih banyak yang mendapatkan manfaatnya, amin.

Terima kasih telah membaca tulisan saya tentang cara zakat dan kebaikan berbagi Al-Qur’an.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Menebar Kebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa” .

Jika teman-teman ingin tahu alasan saya menulis, baca 3 Motivasi Menjadi Blogger Sukses. Diskusi di komentar ya!

Keep Learning, Sharing and Travelling!

21 Comments

    • Prima Adhitya Reply

      Aminn YRA, jangan pernah takut menebar kebaikan ya 🙏

  1. Semoga bisa menjadi contoh bagi komunitas-komunitas yg laen. Keren,, tetap semangat dan konsisten menebar kebaikan 👍🏽👍🏽

    • Prima Adhitya Reply

      Aminn YRA. Setiap orang punya cara Unik menebar kebaikannya masing-masing 👍

    • Alangkah mudahnya berbagi kebaikan. Selama ada niat dan kemauan semua hal pasti diberi kemudahan. Terlebih dalam melakukan kebaikan. Semoga semua kebaikan yang kita lakukan selalu kembali kepada diri kita 😇😊

      • Prima Adhitya Reply

        Aminnn YRA, semoga bisa menjadi inspirasi dan bermanfaat ya bang..

  2. Amin… Semoga menjadi ajang perbaikan diri dan semoga amal kebaikan ini dapat dicontoh oleh sesama umat muslim. Amin Allahumma Amin❤

    • Prima Adhitya Reply

      Aminn YRA, terima kasih. Doa dan masukannya sangat baik.

  3. Semoga alquran yang dibagikan dibaca Dan dipelajari terus-menerus sama yang nerima,ya. Biar pahalanya juga ngalir terus ke anggota komunitas.

    • Prima Adhitya Reply

      Aminnn YRA, terima kasih doanya. Kebaikan juga untuk kak relind ya…

  4. Pingback: Bisa Sembuh: Kenali Gejala dan Ciri-Ciri Virus Corona - Blog and Life

Leave A Reply

Navigate