Blogger Indonesia: Explore Tempat Wisata Di Palembang

Hai para traveler Indonesia, kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman seru ketika explore tempat wisata di Palembang. Nah pada saat mengunjungi tempat wisata di palembang, saya bertemu banyak sekali Blogger Indonesia dan para Influencer Indonesia loh, Selain baik dan ramah skill fotografi mereka juga tidak di ragukan, keren habis.

Kalian pasti penasaran apa saja tempat wisata di palembang yang saya kunjungi kali ini? Ets, sebelum saya ceritakan perjalanan panjang saya bersama Blogger Indonesia jangan lupa untuk ambil minum dan makanan ringan ya, takutnya kalian langsung ambil tas dan pamit travelling sama orang rumah setelah liat tulisan ini, kan kacau.

Saya tau kalian sudah tidak sabar ingin baca tulisan ini? Betul. Baiklah, dengan sepenuh hati saya persembahkan tulisan berjudul Blogger Indonesia: Explore Tempat Wisata Di Palembang yang saya tulis berikut ini:

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Wisata Palembang

Jika ingin menjelajah Wisata Palembang, ada baiknya kita mencari tahu terlebih dahulu objek wisata palembang atau destinasi wisata palembang apa saja yang paling terkenal, selain itu kita juga harus tahu dimana saja destinasi wisata palembang terbaru.

Wisata Palembang terkenal antara lain adalah jembatan ampera, sungai musi, musium al-qur’an raksasa palembang, bukit seguntang, jakabaring sport city, kampung wisata al munawar (kampung arab), kampung kapitan, kenten street, masjid cheng hoo, dan lain-lain.

Masih banyak tempat wisata palembang lainnya yang tidak bisa saya kunjungi karena keterbatasan waktu, yah ada prioritas lah ya. Oke, sekarang kita bahas satu per satu ya, siap?

Jembatan Ampera

Jembatan Ampera merupakan lambang Kota Palembang yang menghubungkan daerah seberang hulu dan seberang hilir, letaknya tepat di tengah-tengah Kota Palembang dan dibangun pada tahun 1962 menggunakan uang hasil Rampasan Perang Jepang. Jembatan Ampera pernah di beri nama Jembatan Soekarno, tapi presiden pada saat itu menolak. Cerita ini aku dapat dari abang Heru Prasetio pada saat santai malam hari di samping sungai Musi dan teman-teman blogger palembang lainnya.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Bukit Seguntang

Uniknya bukit seguntang pernah di tulis dalam kitab-kitab kerajaan melayu, selain itu disini terdapat makam tokoh-tokoh Kerajaan Sriwijaya yang terkenal itu. Paling terkenal adalah Segentar Alam putra Iskandar Zulkarnain yang sangat perkasa, kurang lebih seperti ini cerita pemandu wisata sejarah di Bukit Seguntang. Dari cerita itulah kita tahu bahwa Melayu Indonesia dan Melayu Malaysia memiliki hubungan yang sangat dekat.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Jakabaring Sport City

Jakabaring Sport City merupakan komplek olahraga seluas 325 hektar yang terletak di daerah seberang hulu, sekitar 5 km dari pusat Kota Palembang. Selain itu jakabaring sport city merupakan tempat penyelenggaran PON XVI pada tahun 2004, SEA Games XXVI di tahun 2011 dan terakhir menjadi tempat penyelenggaran ASIAN GAMES pada tahun 2018. Kalian bisa bayangkan, betapa bangganya saya bisa hadir di tempat Seluas dan Semewah ini.

Ada cerita unik, kebetulan saya pernah menjadi atlet dan seniman pada ajang Porseni Se-Indonesia. Pada saat itu kebetulan saya menonton pertandigan volley antara Palembang Vs Pontianak, habis di hajar sama palembang team kami. Kemudian salah satu atlet ngomong, bagaimana ngga kalah fasilitas olahraga mereka keren-keren disana, sambil tertawa. Sekarang saya baru percaya kata-kata itu, kalau mereka kalah itu baru keterlaluan. Hahaha Bercanda..

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang
Foto: Adira Oktaroza (Blogger Bandung)

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Kampung Wisata Al Munawar

Merupakan kampung wisata yang sering di sebut sebagai Kampung Arab oleh masyarakat Palembang, terletak di Seberang Hulu. Sebutan Kampung Arab disebabkan karena orang-orang yang tinggal di sini merupakan keturunan Yaman. Agar lebih seru, untuk menuju kampung wisata Al Munawar kita bisa menggunakan kapal penumpang yang terletak di sungai musi.

Hal unik lainnya di Kampung Arab Al Munawar adalah warga keturunan yaman disini merupakan generasi ke-9 yang sangat mempertahankan budaya dan kekeluargaannya. Salah satunya adalah ketika menikah di lakukan secara bersamaan dan hanya setahun sekali. Mau nikah sama orang arab? Hehehe bercanda.. Ada rumah yang sudah berusia 300 tahun dan masih terjaga keasliannya, keren.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Kampung Kapitan

Diberi nama Kampung Kapitan karena dulunya terdapat seorang pimpinan masyarakat cina bernama Tjoa Han Him yang berpangkat Kapiten, pada masa kepemimpinannya kampung ini di juluki Kampung Kapitan. Sepanjang sejarah terdapat 3 Perwira Tionghoa yang pernah tinggal disini. Kampung Kapitan di dirikan pada tahun 1644 di abad ke XVI, tua sekali ya.

Di Kampung kapitan banyak sekali spot Instagramable untuk berfoto ria. Bagi kalian pecinta fotografi, kalian akan betah di sini dan akan terus mengeksplore setiap sudut bangunan 300 tahun ini. Selain itu kalian bisa menggunakan baju perwira dan baju khas wanita tionghoa yang ada disana sebagai aksesoris.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Kenten Street

Merupakan bekas gudang ekspedisi yang disulap menjadi Pusat Kuliner Palembang. Banyak sekali spot foto dengan gambar-gambar menarik yang “Palembang Banget” di sini, kreatifitas adalah kata kuncinya. Wajib kesini untuk santai menikmati kuliner dan berfoto ria.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Masjid Cheng Hoo Palembang

Sebenarnya nama masjid ini adalah Masjid Al Islam, di buat oleh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia yang ada di Palembang. Nama Cheng Hoo hadir di karenakan Laksamana ini pernah singgah 4 kali di pelabuhan tua Palembang, pada saat itu kerajaan sriwijaya meminta bantuan kepada armada tiongkok yang ada di Asia Tenggara yang di pimpin oleh Laksamana Cheng Hoo untuk mengusir perampok-perampok Tionghoa Hokkian yang meresahkan Masyarakat Palembang. Perampok itu berhasil diringkus dan dibawa ke Peking, semenjak itulah Laksamana Cheng Hoo membentuk Masyarakat Tionghoa Islam di Palembang. Menarik..

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Monpera Palembang

Pada tahun 1947 terjadi perang besar-besaran karena Penjajah Belanda semakin gencar menembaki pejuang nasionalis dari kapal perang dan boat. Mereka menjatuhkan Bom dan melempar Granat selama 5 hari 5 malam sehingga menghancurkan sebagian Kota Palembang.

Untuk memperingati hari itu, legium veteran sumatera selatan membangun sebuah monumen yang di beri nama Monpera pada tanggal 17 Agustus 1975, sekitar 35 tahun kemudian.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Museum ini awalnya adalah lokasi Kuta Lama, Istana tua tempat tinggal Sultan Mahmud Badaruddin I. Setelah penghapusan Kesultanan Palembang istana Kuta Lama di hancurkan oleh Inggris, kemudian di bangun oleh Pemerintah Indonesia dan di beri nama Sultan Mahmud Badaruddin II.

Dalam Museum ini ada kain atau tekstil khas palembang, senjata, pakaian tradisional dan lain sebagainya.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Al-Qur’an Al-Akbar Palembang

Sering di sebut Al-Qur’an raksasa Palembang, arsitektur dan seni pahatan bermotif palembang yang menakjubkan tergambarkan jelas di sini. Al-Qur’an disusun sedemikian rupa dengan tajwid yang besar, sehingga sangat bagus dilihat dan dijadikan sebagai objek foto. Al-Qur’an ini menghabiskan biaya sekitar 2 Milyar Rupiah.

Disini juga ada Kopi dan Kue khas pesantren gandus serta souvenir khas palembang yang di jual dan disusun secara rapi.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Pulau Kemaro

Tidak akan pernah ada habisnya jika kita menceritakan tentang sejarah palembang, salah satunya Pulau Kemaro. Di pulau ini terdapat peninggalan sejarah Pagoda 9 Lantai, makam Putri Sriwijaya, kelenteng dan lainnya.

Sejarah pulau kemaro telah hadir sejak jaman Kerajaan Sriwijaya, dimana Putri dari Raja Sriwijaya dan Putra dari Raja Tiongkok menjalin asmara dan tenggelam bersama di dekat Pulau Kemaro di tengah Sungai Musi, Romantis..

Di sebut Pulau Kemaro karena dalam bahasa Palembang, Kemaro artinya kemarau. Jadi Pulau Kemaro adalah Pulau yang tidak pernah tenggelam walaupun air sungai Musi naik atau surut. Sekarang, perayaan Cap Go Meh terbesar nomor 2 di Indonesia setiap tahun di Gelar di Pulau kemaro. Cap Go Meh terbesar pertama ada di Singkawang, kota kelahiranku.

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Pedestrian Jalan Sudirman

Aku menyebutnya Sudirman Night Market, ada temen lain menyebutnya Sudirman Car Free Night tapi nama sebenarnya adalah Pedestrian Jalan Sudirman, biar keren aja maksud kami. Merupakan tempat wisata di palembang malam hari yang asik, kenapa asik? karena banyak sekali budaya, makanan, minuman dan kesenian khas palembang yang ditampilkan setiap malam minggu jam 7 malam. Oh ya, banyak mpek-mpek palembang disini, ngiler…

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Tugu Ikan Belido

Sebelum pulang ke Kota asal kalian, kalian wajib foto di Tugu Khas Kota Palembang ini, Tugu Ikan Belido. Palembang memang terkenal dengan ikan Belida, ikan ini sering di jadikan bahan masakan untuk membuat mpek-mpek Palembang.

Jika sudah berfoto di tugu ini dan pulang ke kota asal, kalian tidak akan menyesalinya. Perjalanan ke Palembang menjadi “SAH”, foto kalian akan terlihat khas banget, karena ada Ikan Belido, letaknya juga berdekatan dengan Jembatan Ampera dan Sungai Musi.

Baik, sekarang saya sudah “SAH” menjadi Wong Kito Galo!

Prima Adhitya Lifestyle Travel Blogger Singkawang

Bagi kalian yang ingin ke Palembang dalam waktu dekat, bisa cek ini: Paket Wisata Palembang
Nah bagi yang pengen nekat solo traveler, baca Tips Nekat Solo Traveler.

Sahabatku para Blogger Indonesia jika ada yang kurang, silahkan komentar ya.
Jangan lupa di share agar lebih bermanfaat.

Keep learning, sharing and traveling!

26 Comments

  1. Jadi ingat Famtrip Musi & Beyond 2019. Seru dan menyenangkan sekali dapat ketemu teman2 blogger & influencer Indonesia & Malaysia. Semoga gak bosen2 ke Palembang, Prim. Kalo ke sini lagi, kami siap menyambut dengan hangat πŸ˜€

    • Prima Adhitya Reply

      Kalau ada bang heru, gak pernah bosann.
      Banyak sumber ceritanya πŸ€£πŸ™

      • Prima Adhitya Reply

        Aminnn yra..
        Yang kakinya ga pernah berhenti melangkah.. jalan teruss 🀣

  2. Wihh, dikupaa tuntas perjalanan lalu ya, jadi pengen ke Palembang lagi, beli pempeknya kurang banyak nih πŸ™ˆ

    • Prima Adhitya Reply

      Iyaaa, udah habis mpek-mpek kuu 😭
      Reunii reuni.. ahahah

    • Prima Adhitya Reply

      Iya kak susan, seruuu ya..
      Betul, semoga wabah cepat berlalu. Sudah gatal mau melangkah..

  3. Hi,

    We’re wondering if you’ve ever considered taking the content from blogandlife.com and converting it into videos to promote on Youtube using Content Samurai? You simply add the text and it converts it into scenes that make up a full video. No special skills are needed, and there’s access to over 1 million images/clips that can be used.

    You can read more about the software here: https://textintovideo.net

    There’s also a link to a totally free guide called the ‘Youtube SEO Cheat Sheet’, full of fantastic advice on how to help your site rank higher in Youtube and in Google.

    Kind Regards,
    Matthias

  4. I am so benefited by visiting your site. Thanks sir share this information.He has really sweet responses to basically all of these..

    • Prima Adhitya Reply

      Welcome, Alhamdulillah.. Im glad to help you πŸ™

  5. Pingback: Wajib Baca! Etika & Cara Snorkeling Untuk Pemula - Blog and Life

  6. Sharing yang menarik. Mungkin berminat untuk melancong ke Indonesia selepas COVID-19 Outbreak selesai.

    Semoga semuanya selamat dan dijauhi daripada penyakit berbahaya ya.

  7. Waaah seru nyaaaaaa
    Banyak pecinan kan ya di Palembang kalau gk salah.
    btw ini berapa hari jalan-jalan bang? sampe banyak banget yg di datengin

    • Prima Adhitya Reply

      5 Hari sampe balik lagi. Iya ada pecinan juga, mirip di Singkawang pecinannya. Kuyyy berangkattss, haha

  8. I think the admin of this web page is truly working hard in favor of his website, since here every information is quality based
    data.

Leave A Reply

Navigate